12/16/2010

Serial Impian

"Decide what you want .. believe you can have it, believe you deserve it, believe it's possible for you"

hmmm....mungkin ada yang pernah baca atau dengar quote ini??yapp...ini sebuah kutipan dari The Secret yang menceritakan tentang betapa berpengaruhnya fikiran kita terhadap dunia nyata disekitar kita, khususnya terhadap diri kita sendiri. Aku sangat setuju dengan quote diatas, meskipun sejujurnya aku belum pernah membaca buku The Secret ataupun menonton filmnya sampai tuntas. Yang jelas, aku adalah seorang pemimpi yang sudah sangat terbiasa meyakini mimpiku sebagai rencana nyata dalam hidupku.

sejujurnya...menanamkan keyakinan bukanlah sesuatu yang mudah dan bisa didapatkan secara instan. ia merupakan sebuah proses yang panjang yang telah melewati jatuh bangun untuk kemudian bisa berdiri tegak melalui terjangan gelombang. bertahun-tahun kulewatkan untuk melatih hatiku agar yakin namun juga berserah. Dan kawan...kau tahu..hasilnya akan terwujud hampir persis seperti yang aku bayangkan.Sudah kubuktikan dan akan terus aku lakukan.

Sebuah impian berawal dari keinginan hati akan sesuatu. tidak peduli betapa besar atau kecilnya keinginan itu. ketika kita telah memutuskan untuk percaya kita mampu, maka kita telah mengokohkan satu langkah mantap untuk menjemput impian tersebut. contoh sederhananya ialah ketika seorang anak kecil berkeinginan memiliki sebuah boneka, namun dia mengetahui bahwa orang tuanya tidak serta merta dapat menyediakan boneka tersebut untuknya, dia akan mulai berfikir entang dua hal. yang pertama, apakah dia tetap ingin memiliki boneka tersebut dengan resiko harus berhemat dan menekan keinginan untuk jajan makanan kecil selama beberapa hari atau minggu? beriringan dengan ini diapun akan mempertanyakan apakah dia sanggup melakukan itu semua. ataukah dia akan memilih pilihan kedua dimana ia akan melepaskan keinginannya karena merasa tidak yakin dan sanggup "berpuasa" jajan demi boneka tersebut. maka begitulah impian dikejar. ketika si anak kecil memutuskan untuk berhemat maka ia telah melangkah sedikit demi sedikit kearah boneka yang ia impikan. soal nanti apakah boneka itu bisa terbeli atau bukan, itu adalah soal belakangan.
pada akhirnya orang tua si anak akan melihat usaha anak tersebut. sehingga kemungkinannya sangat besar si anak akan mendapatkan bonekanya. entah dengan uangnya sendiri, atau ditambahkan orang tuanya, atau karena orang tuanya sangat bangga maka ia akan diberi boneka itu sebagai hadiah atas usahanya dikemudian hari.

begitulah hukum impian, semakin besar impian kita, semakin besar pula usaha dan pengorbanan yang harus kita lakukan. dan tidak peduli betapa besarpun impian itu, asal kita yakin kita mampu dan berani berkorban waktu dan bersabar, pada akhirnya impian itu akan jadi nyata. Allah mecintai orang-orang yang bersabar, sehingga tidak sulit bagi Allah untuk memberi hdiah pada hambanya yang terbukti pantas dan Ia cintai.

persoalannya adalah seringkali orang percaya bahwa ia telah menunggu cukup lama, dan berusaha cukup keras. aku bisa yakinkan kau kawan..bahwa hanya Dia yang mampu ukur daya dan usaha kita. sementara kefanaan kita tidak akan mampu melihat batasan itu. jadi jangan berharap kita cukup pantas untuk menghujat Allah atas apa yang belum pantas kita terima. intinya kalau kau belumdapatkan jawaban dariNya, maka masih perlu kau sempurnakan ikhtiarmu. gagal sepuluh kali...coba seratus kali.

maka kawan..mulailah dengan mimpi, percayai, dan lalukan sebaik mungkin..Allah bisa melihat nilai kita dari usaha kita dan keyakinan kita.

0 komentar:

Posting Komentar