Ramai yang tercipta didepanku tidak membekaskan apa-apa, bahkan serirama nada yang diuntaikan oleh sang penyanyi bukan suara yang dapat menceriakan gundahku,
Aku ragu...
Apakah masih ada jalan untukku merasa lebih lapang dan jujur tersenyum
Sehingga aku tak perlu hilang dan lenyap dalam ruang-ruang gelap lamunanku saja
Aku tak ingin terus kebingungan seperti ini..
Lebih-lebih ketika aku membisu hanya untuk rasa rindu yang kokoh memelukku
Tanpa kehangatan, sehingga aku tetap menggigil dan hampa
Sejujurnya kutulis barisan raguku atas nama gema dan gaung yang tiap detik bersenandung rindu
Sejujurnya telah berjuta kali kunyanyikan nada yang sama setiap detik nafasku..rindu ini
Aku berharap pada manusia dan itu tidak benar
Aku terluka karena itu..aku lebih dari sekedar tahu dan mengerti tentang teori itu
Namun,entah karena ini menyenangkan atau memabukkan
Sehingga aku begitu menikmatinya..
Satu detik lagi aku bertahan dan hanya membacakan naskah rindu ini dalam bisu..
Aku rindu dia...
12/10/2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar